NGABEYAN – Menanggapi perubahan cuaca yang tidak menentu, para Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Klaten, semakin intensif melakukan pemeriksaan rumah ke rumah. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.
Kegiatan rutin ini bukan sekadar pemeriksaan formalitas, melainkan bentuk pengabdian masyarakat untuk memastikan lingkungan pemukiman tetap sehat dan bebas dari sarang nyamuk Aedes aegypti.
Fokus Utama Kegiatan
Para kader yang terdiri dari ibu-ibu penggerak kesehatan lingkungan ini fokus pada beberapa titik krusial di setiap hunian warga:
-
Pemeriksaan Bak Mandi & Penampungan Air: Memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak.
-
Edukasi 3M Plus: Memberikan pemahaman langsung kepada pemilik rumah mengenai pentingnya Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas.
Hasil Pemantauan Lapangan
Berdasarkan data dari kegiatan terbaru, secara umum di Desa Ngabeyan menunjukkan tren yang positif. Namun, beberapa titik seperti bak mandi dan ban bekas di pekarangan warga masih menjadi catatan untuk segera dibersihkan.
Tips Sederhana untuk Warga Ngabeyan:
-
Cek bak mandi minimal seminggu sekali.
-
Jangan menggantung pakaian terlalu lama di dalam kamar.
-
Gunakan lotion anti-nyamuk atau kelambu jika diperlukan.
-
Pastikan tidak ada air yang menggenang di pot bunga atau wadah di belakang kulkas.
Dengan semangat gotong royong, warga Desa Ngabeyan diharapkan terus konsisten menjalankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) demi mewujudkan desa yang bebas dari ancaman DBD.
Kirim Komentar